Thursday, August 6, 2020

Membuat Bumper Acara dengan After Effect

Laporan Prakter Kerja Lapangan

 

 

Kegiatan                                : Membuat bumper acara  dengan After Effect

Perangkat Lunak                : Adobe After Effect

Waktu pengerjaan                : 22-30  Juni 2020

 

Saya yang bertanda tangan dibawah ini:
            Nama                                       : Salma Dzikra Zhafira
            Jabatan                                    : -
Melaporkan ringkasan atau rangkuman kegiatan yang saya kerjakan dalam 9 hari. Berikut penjelasan yang saya tulis dan saya ketik. Sebagian besar materi yang disampaikan sangat berkaitan dengan proses pembelajaran. Semoga ringkasan laporan ini bermanfaat.

 

Penjelasan Tentang  Adobe After Effect

Adobe After Effects adalah efek visual digital, grafik gerak, dan aplikasi penggabungan yang dikembangkan oleh Adobe Systems dan digunakan dalam proses pasca produksi pembuatan film, video game, dan produksi televisi. Antara lain, After Effects dapat digunakan untuk penguncian, pelacakan, pengomposisian, dan animasi. Ini juga berfungsi sebagai editor non-linear, editor audio, dan transcoder media yang sangat mendasar. Pada tahun 2019, program ini memenangkan Academy Award untuk pencapaian ilmiah dan teknis.

Sejarah
After Effects pada awalnya dibuat oleh David Herbstman, David Simons, Daniel Wilk, David M. Cotter, dan Russell Belfer di Perusahaan Sains dan Seni di Providence, Rhode Island, di mana dua versi pertama dari perangkat lunak, 1.0 ( Januari 1993) dan 1.1, dirilis oleh perusahaan. CoSA bersama dengan After Effects kemudian diakuisisi oleh Aldus corporation pada Juli 1993, yang pada gilirannya diakuisisi oleh Adobe pada tahun 1994, dan dengan itu PageMaker. Rilis After Effects baru Adobe adalah versi 3.0.

 

 

Penugasan
Membuat bumper acara “Sudut Tekno” dengan menggunakan Adobe After Effect.

 

 

Proses pembuatan logo “Sudut Tekno”

Referensi
Tugas yang dibuat adalah membuat bumper acara untuk “Sudut Tekno”. Tema yang diambil untuk referensi pembuatan logo adalah menggunakan logo BPPT, dan menggunakan referensi dari Technology Universal  untuk font.

 



Logo BPPT

 

 



Technology Universal font

 

Sketsa dan Lineart
Proses pembuatan logo dimulai dengan sketsa kasar digital yang dibuat di software Medibang. Setelah sketsa sudah jadi, baru mulai proses Lineart untuk perapihan dan memberikan warna.



Hasil jadi
Pemilihan warna yang sama dengan logo BPPT dan dengan efek Techno, Membuat logo “Sudut Tekno” menjadi terlihat sangat tegas, menarik dan memunculkan suasana baru.




Proses instalasi Adobe After Effect



    
1. Buka browser dan mencari “Adobe After Effect Free Download Trial” di Google.

 


2. Klik website paling atas bertulisan “Download Live Video Production Software vMix”.

 


3.     Klik “Free Trial” untuk mendownload.

 


4.     Nanti setelah selesai medownload file. Akan muncul seperti ini (Creative Cloud Desktop). Setelah itu kalian bisa langsung klik “After Effects” untuk segera di download dan dapat menggunakannya secara gratis selama 7 hari.

 


Tutorial video yang digunakan

Saya membuat bumper dengan mempelajari tutorial Youtube  yang berjudul “Electric Logo Reveal Animation in After Effects | After Effects Tutorial – 100% Free Plugin | S03E09” pembuat kontennya bernama “TechnoMafia Visuals” yang diunggah pada tanggal 8 Juni 2019. Penjelasan yang ia jelaskan sangat bisa dipahami dalam sekali dengar. Tutorial yang ia berikan juga singkat jelas  dan padat. Dan, sangat mempermudah  bagi pemula yang ingin membuat bumper. 

 


 

 

Proses pembuatan bumper “Sudut Tekno”


1.     Pertama, buka Adobe After Effect. Lalu, masukan logo yang akan digunakan.


2.     Klik “New Composition”. Setelah itu berikan nama di “Composition name”, Ganti “Frame Rate” menjadi 30 dan “Duration” menjadi 6 detik. Lalu, klik “OK”.


3.     Untuk membuat background layer, klik kanan lalu pencet “New” lalu klik “Solid”.


4.     Memberikan nama “BG” lalu klik “OK”.


5.     Kemudian, pergi ke “Effect” dan cari “Gradient Ramp”. Setelah itu di klik.


6.     Disini, kalian bisa meribah warna “Background” tersebut sebebas kalian di pojok kiri yang ada palet warna. Setelah selesai memilih warna, klik “OK”.

 

7.     Setelah itu ganti ”Ramp Shape” yang awalnya “Linear Ramp” menjadi “Radian Ramp”.


8.     Lalu, kita merubah “Ramp Scatter” yang awalnya 0 menjadi 300.

 

9.     Kemudian, mari kita membuat Solid Layer lagi dengan klik kanan, “New” dan klik “Solid”.


10.  Berikan nama “Noise” lalu klik “OK”.


11.  Kemudian, kita cari mencari effect yang bernama “Fractal Noise” di Noise Layer yang sudah dibuat tadi.


12.  Setelah itu, ganti brightness menjadi -20 dan pastikan posisi awal timeline After Effect.


13.  Kemudian klik “Transform” dan “Offset Tubulence”. Dan pindahkan garis timeline diakhir.


14.  Ubah posisi Offset Turbulencenya dengan menariknya kearah kanan.


15.  Lalu, klik ALT pada keyboard sambal menklik “Evolution”. Dengan ini akan ada munculnya “Expression: Evolution”. Lalu, disebelahnya kita rubah menjadi “time*100”.


16.  Kemudian kita memilih “Ellipse Tool” untuk membuat lingkaran di layer Noise.

 


17.  Lalu klik “Mask” dan cari “Mask Feather” lalu dirubah menjadi 300. Kemudian, “Mask Expansion” dirubah menjadi -20.


18.  Lalu, kita klik kanan layer Noise dan klik “Pre-compose”.

 


19.  Namakan saja “Noise” lalu klik “OK”.


20.  Rubah mode layer Noise menjadi “Overlay”.

 


21.  Kemudian, Klik T pada keyboard dan akan muncul “Opacity”. Kemudian, rubah Opacity yang awalnya 100% menjadi 75%.


22.  Masukan logo dan sesuaikan logo yang kita inginkan dengan menekan S pada keyboard.

 

23.  Sekarang yang klik kanan pada layer logo dan “Pre-Compose”.


24.  Namakan saja “LOGO” dan klik “Move all attributes into the new composition”. Lalu “OK”.


25.  Kemudian, klik “Layer” dan klik “Auto-Trace”.


26.  Pastikan “Apply to new layer” tidak dipencet. Lalu, klik “OK”.

 

27.  Kemudian, klik “Effect”, lalu “Video Copilot” dan klik “Saber”.


28.  Pada Saber, klik “Select” dan merubahnya menjadi “Electric”.

 

29.  Kemudian ke “Costomize Core” lalu pada “Core Type”, rubah yang awalnya “Saber” menjadi “Layer Masks”.


30.  Lalu, rubah “Glow Intensity” menjadi 60 dan untuk “Glow Spread” 0,06.

 

31.  Sekarang kita rubah ke detik 1 lalu ganti “Start Size” menjadi 100. Kemudian klik U pada keyboard untuk memunculkan “Keyframe”


32.  Kemudian, pindah ke detik 2 dan tambahkan “keyframe”.


33.  Sekarang, timelinenya ke detik 3 dan rubah “Start Size” menjadi 100%.


34.  Lalu, kembalikan timeline ke detik 0 dan klik “Start Offset” ke 100%.

 

35.  Sekarang kembali ke timeline detik 3 dan meribah “Start Offset” menjadi 0%. Lalu, rubah “End Size” menjadi 0%.


36.  Sekarang ke detik 1 dan klik “End Offset”.


37.  Lalu ke detik 4 dan rubah “End Offset” menjadi 0%.


38.  Sekarang, ke “Distortion”, rubah “Distortion Amoun” menjadi 10 dan rubah “Distortion Type” menjadi “Energy”.


39.  Klik “Render Settings”, lalu rubah “Composite Settings” menjadi “Transparent” dan rubah “Alpha Mode” menjadi “Maks Core”.


40.  Mari membuat duplikat layer saber dengan menekan tombol CTRL+D pada keyboard dan klik “U” untuk membuat keyframe”.

 


41.  Pada Saber2, dipilih semua keyframenya lalu digeser sedikit. Lalu rubah “Composite Settings” menjadi “Add”.


42.  Duplicate Saber lagi dengan menekan tombol CRTL+D. Lalu klik “U” untuk membuat keyframe.

 

43.  Lakukan hal sama seperti yang dilakukan di Saber2, yaitu menggeser sedikit keyframe saber 3. Lalu buat duplicate saber lagi dengan klik CTRL+D lalu klik “U” untuk keyframe.


44.  Pada Saber4, rubah Start Offset menjadi 0%.


45.  Rubah timeline ke detik 3 dan rubah “Start Offset” menjadi 100%.


46.  Pindah ke detik 1 dan ke “End Offset” untuk merubahnya menjadi 0%.


47.  Sekarang ke timeline detik 4 dan rubah “End Offset” menjadi 100%.


48.  Kembali ke Saber3. Rubah “Preset” ke “Energize” dan jika kalian mau merubah warna glownya, dapat dirubah di “Glow Color”.

 

49.  Sekarang ke “Distortion”. Lalu rubah “Distortion Type” menjadi “Energy” dan merubah “Distortion Amoun” menjadi 9.


50.  Lalu, masukan Logo. Ke detik 3 lalu klik T pada keyboard dan menyalakan keyframe pada opacity.


51.  Sekarang ke detik 2 dan merubah “Opacity” menjadi 0%.


52.  Nah, kali ini ke layer Logo ke 2 dan rubah “Parent” ke “1.LOGO”.


53.  Lalu, kembali ke layer LOGO utama, klik P pada keyboard untuk merubah sedikit posisi logo. Dan selesai. 

 


Hasil Jadi





 

Akhir dari laporan ini adalah, saya belajar sangat banyak dalam mempelajari cara membuat Bumper dengan menggunakan After Effect. 

Sumber:
https://en.wikipedia.org/wiki/Adobe_After_Effects
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/5/5d/Logo_BPPT.png
https://www.123rf.com/photo_81764954_stock-vector-technology-universal-font-geometric-sport-futuristic-future-techno-alphabet-letters-and-numbers-for-.html
https://www.youtube.com/watch?v=OIjKTLZAbHE&t=611s

 

No comments:

Post a Comment

Membuat Panduan Audio Podcast ke Platform Audio

  Laporan Prakter Kerja Lapangan     Kegiatan                               : Membuat Panduan Audio Podcast ke Platform Audio Perang...